Sunday, 17 April 2016

Reaksi Penggunaan Sabun Amoorea



Sehubungan dengan kondisi kulit pengguna Sabun Amoorea yang berbeda-beda, kemungkinan bagi sebagian orang akan mengalami reaksi yang dirasakan tidak nyaman. Berikut akan dijelaskan mengenai reaksi-reaksi yang biasa dirasakan.
  1. Gatal/ timbul bentol-bentol kecil.  Penybab: Terjadi regenerasi lapisan epidermis kulit secara perlahan. Saran:  Jangan digaruk, cukup dengan menekan bagian yang gatal dengan jari (pastikan tangan anda bersih) atau kertas tisu.
  2. Kulit terasa panas. Penyebab: Pembuluh darah pada jaringan kulit mulai terbuka sehingga aliran darah yang membawa nutrisi & vitamin berjalan lebih maksimal. Saran: Hal ini secara perlahan akan hilang, anda hanya cukup mengkompres dengan air bersih suhu kamar (bukan air es/ hangat).
  3. Kulit wajah terasa kebas dan bengkak. Penyebab: Merupakan proses penyesuaian dari sel-sel kulit baru yang terbentuk akibat dari metabolisme kulit. Saran: Dengan tangan bersih lakukan sentuhan lembut dan perlahan pada kulit, menggunakan air bersih suhu kamar.
  4. Kulit mengelupas (biasanya 1-2 minggu). Penyebab: Bagian dari proses pembaharuan kulit. Lamanya tergantung dari jenis kulit, biasanya proses ini berlangsung hanya pada awal pemakaian.  Saran: Tidak dianjurkan mengelupas kulit secara paksa. Lakukan pijatan lembut dengan jari yang telah dibasahi dengan air bersih.
  5. Jerawat bertambah. Penyebab: Proses detoksifikasi berlangsung dengan mengeluarkan kotoran dan minyak berlebih, hal ini seringkali menimbulkan reaksi jerawat. Saran: Jika masih berlanjut, Anda dapat menghubungi dokter atau Product  Consultant kami.
  6. Rasa kesemutan atau nyeri pada kulit. Penyebab: Penetrasi bahan aktif kedalam lapisan Epidermis kulit merupakan hal yang wajar. Akan hilang setelah kulit beradaptasi. Saran: Cukup gunakan kipas untuk memberikan efek sejuk pada kulit sehingga membantu meredakan rasa tidak nyaman ini.
  7. Warna  Pigmentasi / Flek semakin nyata. Penyebab: Lapisan kulit mati yang telah hilang menjadikan kulit wajah tampil dengan lapisan Epidermis yang baru, hal ini menyebabkan flek terlihat jelas. Saran: Ulang kembali penggunaan Amoorea secara perlahan dan pasti akan memudar.
  8. Kulit Terasa Kering. Penyebab: Posisi alami kelenjar sebelum terlalu jauh di dalam lapisan kulit sehingga minyak alami sulit keluar untuk melembabkan kulit. Saran: Gunakan Active Moist untuk melembabkan kulit kering dan memelihara kelenturan kulit.
  9. Timbul Jerawat pasca penggunaan Active Moist. Penyebab: Kulit tipe berminyak sehingga mudah menyerap debu. Saran: Active Moist digunakan untuk tipe kulit normal cenderung kering, tidak perlu digunakan pada tipe kulit berminyak.

Belum pernah coba pakai Amoorea? Anda sudah berada di situs yang tepat. 
Hubungi agen amoorea paling ramah, fast respon dan bergaransi di sini.
Kami beri Anda kemudahan. Mau klik yang mana?

Baca juga:
Cara Kerja Sabun Amoorea 
Tstimoni Konsumen Sabun Amoorea 

Costumer Service

WA 1: 085-735-888-134
WA 2: 0852-1000-4134